Kalau kamu lagi ngerjain proyek cor beton – apalagi yang ukurannya cukup besar seperti lantai dua rumah, jalan kecil, atau parkiran – pasti pernah mikir: “Berat wiremesh M8 per meter persegi itu berapa, sih?” Gak heran. Karena dari berat ini nanti kamu bakal tahu total bobot yang harus diangkat, logistiknya, sampai estimasi ongkos kirimnya juga bisa lebih akurat.
Nah, di tulisan ini kita bakal bahas tuntas soal berat wiremesh M8 per m², kenapa hal ini penting banget buat proyek kamu, dan bagaimana cara menghitungnya dengan cara yang simpel tapi tetap akurat. Yuk, simak!
Apa Itu Wiremesh M8?
Sebelum masuk ke angka-angka berat, mari kita bahas dulu apa itu wiremesh M8.
Wiremesh itu pada dasarnya adalah rangka besi baja yang disusun menyerupai jaring kotak yang dilas di setiap titik persilangannya. Ini dipakai sebagai tulangan beton yang bikin permukaan coran jadi lebih kuat, lebih rapi, dan lebih tahan lama. Angka “M8” artinya besi kawat yang dipakai punya diameter sekitar 8 mm – yang sudah dianggap cukup tebal buat kebutuhan struktural menengah.
Ukuran lembar standar wiremesh M8 biasanya adalah:
-
2,1 meter x 5,4 meter → total luas ±11,34 m²
Karena ukurannya besar, maka beratnya juga bukan main – dan ini penting dipahami sejak awal sebelum kamu pesan materialnya.
Berapa Berat Wiremesh M8 per m²?
Jawabannya: sekitar ±5,45 kg per meter persegi (kg/m²) untuk wiremesh M8 dengan ukuran kawat 8 mm.
Kenapa angka ini penting?
Kalau kamu udah tahu berat per meter², kamu bisa langsung hitung:
Total berat wiremesh yang harus dipesan
Kapasitas angkut truk atau kendaraan pengiriman
Estimasi biaya angkut dan tenaga kerja
Estimasi berat total yang harus diangkat di lokasi proyek
Misalnya kalau proyek kamu luasnya 100 m², total berat wiremesh M8 yang kamu butuhin kira-kira:
100 m² × 5,45 kg/m² ≈ 545 kg
Ini belum ditambah cadangan kerja (biasanya 5–10 % dari kebutuhan total), jadi total angkutnya bisa lebih dari itu.
Dengan ngerti angka ini sejak awal, kamu bisa buat perencanaan logistik dan anggaran yang lebih realistis.
Dari Mana Angka Berat Ini Datang?
Kalkulasi 5,45 kg/m² itu berasal dari standar ukuran wiremesh M8 berdiameter 8 mm yang dipakai secara umum di industri konstruksi. Seringnya wiremesh jenis ini diproduksi dengan spasi grid kotak sekitar 15 cm × 15 cm pada lembarannya.
Kalau dikalikan dengan luas satu lembar standar (11,34 m²), beratnya jadi sekitar ±61,79 kg per lembar. Setelah itu, berat per meter² bisa dihitung sebagai:
61,79 kg ÷ 11,34 m² ≈ 5,45 kg/m²
Ini juga cocok dengan angka-angka berat wiremesh standar yang beredar di pasaran.
Kenapa Berat per m² Penting Untuk Proyek Kamu?
Mungkin buat sebagian orang, angka berat ini terdengar sepele. Tapi percayalah – kalau kamu melewatkannya begitu saja, kamu bisa kena masalah di lapangan nanti. Berikut alasannya:
🔹 1. Logistik dan Transportasi
Wiremesh itu berat. Kalau kamu gak tahu berat per m² atau per lembar, kamu bisa salah perkirakan kapasitas truk atau pick-up yang kamu sewa. Bisa jadi barang muat secara volume, tapi kelebihan muatan secara berat. Ini bisa bikin biaya angkut melonjak tajam.
🔹 2. Tenaga Kerja di Lokasi
Bayangin deh, ada 10 lembar wiremesh M8 – setiap lembar sekitar ±61,8 kg. Itu artinya total sekitar 618 kg yang harus dipindahin dari truk ke lokasi cor.
Kalau tim kamu belum siap dengan alat bantu (seperti jack, katrol, atau forklift mini), pekerjaan bisa jadi lama dan capek banget.
🔹 3. Estimasi Material & Biaya
Supplier sering ngasih harga berdasarkan kg, bukan per lembar. Dengan tahu berat per m², kamu bisa menghitung:
Total kebutuhan berat proyek
Total harga berdasarkan harga/kg dari supplier
Ini bikin kamu gak kebobolan waktu negosiasi harga.
Cara Menghitung Kebutuhan Wiremesh M8 yang Tepat
Nah, setelah tahu berat per m², langkah berikutnya adalah menghitung kebutuhan wiremesh untuk proyek kamu secara akurat – dan ini penting banget kalau kamu pengen anggaran proyek gak ngambang.
📌 1. Tentukan Luas Proyek
Misalnya kamu mau cor lantai rumah 6 m × 12 m:
6 × 12 = 72 m²
Itu berarti total luas coran kamu adalah 72 m².
📌 2. Hitung Jumlah Lembar Wiremesh
Karena satu lembar wiremesh hanya 11,34 m², jumlah lembar yang dibutuhkan adalah:
72 ÷ 11,34 ≈ 6,35 lembar
Kalau dibulatkan ke atas supaya aman:
7 lembar wiremesh M8
📌 3. Hitung Total Berat
Kalau satu lembar sekitar ±61,79 kg, berarti total beratnya:
7 × 61,79 kg ≈ 432,53 kg
Terus buat cadangan pekerjaan (misalnya 5 %):
432,53 × 1,05 ≈ 454,15 kg
Jadi kamu bisa siapin kira-kira 455 kg wiremesh M8 untuk proyek itu.
Tips Beli Wiremesh M8 Agar Nyaman di Proyek
Selain ngerti beratnya, kamu juga perlu memperhatikan beberapa hal supaya pembelian dan penggunaan wiremesh di proyek berjalan mulus:
🛠️ 1. Prioritaskan Produk yang Sesuai SNI
Wiremesh yang memenuhi standar SNI akan punya kualitas yang lebih konsisten. Ini penting biar kekuatan struktur dan hasil pengecoran beton kamu maksimal dan tahan lama.
Supplier seperti Jayasteel menyediakan wiremesh dengan kualitas terstandar sehingga kamu bisa percaya konsistensi diameternya dan kualitas lasnya.
📏 2. Perhatikan Diameter Sesungguhnya
Walau disebut M8, toleransi diameter bisa sedikit berbeda antara produsen. Pastikan memang mendekati 8 mm – kalau jauh di bawah itu, kekuatan struktur bisa berkurang.
🚚 3. Pertimbangkan Pengiriman & Handling
Karena beratnya cukup signifikan, pastikan supplier bisa bantu pengiriman sampai lokasi proyek kamu. Kadang ada jasa angkut dari supplier yang lebih murah dibanding sewa truk sendiri.
💡 4. Konsultasi Perhitungan Kebutuhan
Kalau kamu baru pertama kali ngitung kebutuhan material beton, gak ada salahnya tanya ke tim supplier atau profesional konstruksi. Mereka bisa bantu cek hitungan kamu supaya nggak kekurangan atau malah kebanyakan material.
Wiremesh M8 – Pilihan Tepat untuk Proyek Menengah ke Atas
Kalau kita simpulkan:
-
Wiremesh M8 cocok buat proyek yang butuh kekuatan lebih dibanding M6 atau M5.
-
Berat wiremesh M8 sekitar ±5,45 kg/m², atau ±61,79 kg per lembar ukuran 2,1 m × 5,4 m.
Dengan ngerti berat ini, kamu bisa:
✨ Rencanain
logistik
dan anggaran dengan lebih matang
✨ Hitung kebutuhan material tanpa
overbudget
✨ Punya gambaran jelas untuk tenaga kerja di lapangan
Dan yang paling penting – ketika proyek kamu berjalan, gak ada kejutan dari material yang gak sesuai perhitungan berat. Ini adalah salah satu bentuk perencanaan cerdas yang sering banget dilupakan orang, tapi justru bikin beda besar di hasil akhir.


Posting Komentar